"Kalau lihat posisi sekarang, yang bisa mengatasnamakan keluarga Cendana itu kan banyak tidak hanya Titiek. Jadi saya rasa manfaatnya kecil sekali, apalagi masa itu sudah berlalu," kata Ruhut.
Hal ini disampaikan Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/4/2012).β¨
Memang diakui Wasekjen Golkar Nurul Arifin, Titiek Soeharto ikut mengkampanyekan pencapresan Ical. Dukungan keluarga Cendana disebutkan bagian hubungan emosional keluarga Mantan Presiden Soeharto dengan Golkar.
Namun, menurut Ruhut, Ical justru harus memikirkan dukungan untuk pencapresannya. Di internal Golkar saja ada beberapa elite yang bersaing untuk pencapresan Ical.
"Sebenarnya Ical itu harusnya didukung bulat oleh partainya bukan pribadi-pribadi. JK,Akbar, Fadel,dan Agung ada pendukung. Itu yang harus ditaklukkan," ungkapnya.
Sementara itu, menurut Ruhut, terlihat jelas masih ada upaya mendongkel pencapresan Ical. Langkah Ical menuju Rapimasus saja tersendal-sendal kekuatan lain di Golkar.
"Saya lama di Golkar. Dan saya tahu Golkar itu justru malah pecah kongsi kalau ada pencapresan Ical," tandasnya.β¨
(van/ndr)











































