Ketua KY Sesalkan Calon Hakim Agung Pernah Suap Polisi

Ketua KY Sesalkan Calon Hakim Agung Pernah Suap Polisi

Muhamad Arif - detikNews
Senin, 23 Apr 2012 21:02 WIB
Ketua KY Sesalkan Calon Hakim Agung Pernah Suap Polisi
Jakarta - Pengakuan hakim Pengadilan Tinggi Surabaya, Johanna Lucia Usmany yang pernah menyuap polisi lalu lintas (Polantas) disesalkan Komisi Yudisial (KY). Meski belakangan Lucia akhirnya buru-buru meralat penyatannya yaitu yang menyuap Polantas adalah sopir pribadinya.

"Itu lagi, aneh kan. Dia permisif akan tingkah laku supirnya. Saya menyimpulkan permisif juga akan tingkah laku dia yang dari orang lain. Dia anggap wajar menyuap polisi karena dia melanggar," kata Ketua KY, Eman Suparman kepada wartawan usai acara wawancara calon Hakim Agung di gedung KY , Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (23/4/2012).

Keraguan Eman akan kredibilitas Lucia semakin menjadi saat panelis Suparman Marzuki mencecar, tapi Lucia malah tersenyum. Hal ini menjadikan kredibilitas calon hakim agung ini diragukan.

"Pak Parman mengejar bagaimana sikap ibu Lucia, tetapi dia tidak menjawab, hanya senyum-senyum," ujar Guru Besar FH Universitas Padjajaran, Bandung ini.

Berdasarkan hasil wawancara hari ini, maka Eman merasa belum puas. Eman membandingkan calon-calon hakim agung sekarang tidaklah lebih baik dari calon-calon tahun lalu. Sebab dari 5 peserta seleksi, 4 diantaranya banyak yang lupa dengan materi hukum dan integritas.

"Dari 5 orang, 4 calon mengecewakan. Mereka hakim karier, tapi hukum acara tidak ingat lagi. Teori dan pengalaman
praktek mereka malah banyak lupa. Mereka tidak harus belajar lagi, mereka kan sudah mempraktekkannya/menerapkan," tandas Eman.

(asp/)


Berita Terkait