"Ya pokoknya kalau ada pikiran untuk bertemu memang kami Dewan Pertimbangan ingin kami sepakati dulu sistem dan tata cara pencapresan. Itu yang betul-betul harus kita pikirkan terlebih dahulu," kata Akbar, Senin (23/4/2012).
Namun sampai hari ini Akbar belum menerima undangan pertemuan dengan Ical. Yang menurut Waketum Golkar Fadel Muhammad akan digelar 27 April ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kalau undangan tersebut datang, Akbar berkomitmen akan membuka diri. Sepanjang pembahasan rapimnasus hanya seputar mekanisme pencapresan.
"Nanti kita lihat aja ya pada waktu tertentu kita bicarakan. Kita menghendaki sistemnya dan mekanismenya bagaimana, apakah survei begitu bagaimana mekanismenya. Survei itu bagus sebagai salah satu parameter untuk menetapkan capres. Tapi kita harus sepakati dulu mekanismenya," tandasnya.
Mengakhiri ketegangan antara tokoh senior Golkar terkait pro kontra percepatan Rapat Pimpinan Nasional Khusus (Rapimnassus), Aburizal Bakrie dan Akbar Tanjung akan bertemu dalam rapat pleno tanggal 27 April. Pertemuan akan membahas polemik antar pengurus sekaligus menyinggung mekanisme Rapimnassus.
"Melihat polemik yang ramai diberitakan maka kami menggelar rapat pleno di Kantor DPP Golkar tanggal 27 April jam 15.00 WIB," kata Wakil Ketum Golkar Fadel Muhammad saat dihubungi detikcom, Senin (23/4/2012).
Menurut Fadel, ketegangan antar tokoh senior harus segera diselesaikan. Apalagi ketegangan yang makin menguat lewat pemberitaan media massa akan mempengaruhi kesolidan pengurus di tingkat pusat maupun daerah.
"Kita akan meng-clearkan persoalan antara pengurus. Pertemuan ini sudah disetujui Pak Ical. Kami akan bicara mengenai apa yang dipersoalkan karena kalau ada permasalahan lebih baik bicara di rapat bukan adu statement di media," terangnya.
(van/ndr)










































