"Kita periksa beberapa saksi, salah satunya Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jabodetabek, Agung Nugroho, dan 2 saksi lainnya," kata Kanit Reskrim Polsek Johar Baru, AKP Sahadman Gultom saat dihubungi detikcom, Minggu (22/4/2012).
Agung diperiksa karena sebagai saksi yang berada di lokasi kejadian. Gultom menambahkan, pihaknya hingga kini masih menggali keterangan terkait fakta kejadian yang terjadi di kantor yang dibina eks Menkes Siti Fadilah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum mengarah ke sana, masih kita kembangkan dan masih dalam pemeriksaan saksi-saksi," tutup Gultom mengakhiri perbincangan.
Seperti diketahui kantor DKR dilempar bom molotov Sabtu (21/4) pukul 01.30 WIB dini hari. Dari pemeriksaan di lokasi kejadian, ditemukan botol minuman ringan ukuran sedang yang diisi dengan minyak tanah dan disumpal kain. Saat ini polisi masih melakukan pengejaran kedua pelaku.
(rvk/ahy)










































