Istri pertama Sudomo, Fransisca Piay, tidak bisa menghadiri pemakaman suaminya. Fransisca mengidap stroke sehingga tidak memungkinkan dirinya untuk datang ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
"Kalau Mama hari ini nggak bisa datang karena stroke," kata putri ketiga Sudomo, Martini Yuanita Ampera Putri, usai pemakamanan ayahnya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2012).
Fransisca Piay dinikahi Sudomo pada 1961. Dari pernikahan ini, Sudomo dikaruniai empat orang anak. Mereka adalah Biakto Trikora Putra, Prihatina Dwikora Putri, Martini Yuanita Ampera Putri, dan Meidyawati Banjarina Pelita Putri. Yang unik, keempat anaknya tersebut diberi nama berdasarkan momentum politik yang mengemuka saat itu, yang Sudomo juga terlibat di dalamnya. Anak Sudomo tak ada yang mengikuti jejaknya sebagai tentara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemakaman Sudomo diselimuti rasa haru. Tampak anak kedua Sudomo, Prihatina Dwikora Putri, yang terpukul atas kepergian ayahnya. Mata Tina selalu berkaca-kaca. Saat jenazah dimasukkan ke liang lahat, tubuh Tina lemas sehingga dipapah oleh seorang anaknya.
(gus/nrl)











































