Wasekjen Golkar Lalu Mara menepis tudingan keretakan di tubuh Golkar bila Aburizal Bakrie ditetapkan menjadi capres tanpa konvensi. Sejauh ini, majunya Ical menjadi Capres karena dukungan DPD di daerah. Hubungan Ical dengan Jusuf Kalla (JK) dan Akbar Tandjung pun tetap baik.
"Perbedaan di tubuh Golkar itu biasa, dan dikelola. Pak JK, Pak Akbar, meski dikesankan dari luar ada perbedaan, sejatinya tidak. Komunikasi antara Pak Ical, Pak JK, Pak Akbar terjalin dengan baik," jelas Mara yang juga juru bicara keluarga Bakrie, saat berbincang, Selasa (17/4/2012).
Mara yakin, tokoh-tokoh Golkar itu memahami bahwa posisi Ical saat ini adalah ketua umum. Lagi pula, Mara yakin, pencapresan bosnya itu sesuai rekomendasi Rapimnas II Partai Golkar pada 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang disampaikan Zainal Bintang soal kemungkinan retak di tubuh Golkar, diyakini Mara tidak akan terjadi. Mara kembali menegaskan, JK menghormati dan memahami bahwa Ketum Golkar saat ini Aburizal Bakrie.
"Hal yang sama juga dengan Pak Akbar. Hubungan keduanya baik. Pak Akbar tahu sedari awal, karena itu beliau mendukung Pak Ical sebagai Ketum Golkar di Munas Riau," tuturnya.
(ndr/mad)










































