Foke Sudah Minta Diknas Tarik Buku 'Istri Simpanan'

Foke Sudah Minta Diknas Tarik Buku 'Istri Simpanan'

- detikNews
Senin, 16 Apr 2012 09:58 WIB
Foke Sudah Minta Diknas Tarik Buku Istri Simpanan
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo prihatin beredarnya buku berisi cerita 'istri simpanan' dalam kisah 'Bang Maman dari Kali Pasir' di buku Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta (PLBJ) di sekolah SD Angkasa kelas 2, Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Ia telah meminta buku itu ditarik.

"Tentang kontroversi isi buku LKS SD yang belakangan ramai dibicarakan di publik, saya sudah minta Dinas Pendidikan untuk menarik buku tersebut," kata Foke yang mengenakan baju dinas warna hijau.

Hal ini disampaikan Foke usai kunjungan dan inspeksi pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA di SMAN 89, Jalan Cempaka V, Cakung, Jakarta Timur, Senin (16/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ke depan, Foke meminta untuk lebih hati-hati dan bijak untuk menyusun buku bagi siswa dan siswi.

"Buku muatan lokal memang dibutuhkan untuk memahami budaya lokal. Tetapi, semuanya dibutuhkan kebijaksanaan dan kearifan dalam menyusunnya," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengaku sudah meminta agar buku tersebut ditarik dari sekolah karena buku tersebut disusun oleh penerbit.

"Saya berharap kepada penerbit sebagai produsen yang di dalamnya ada penulis, editor dan sebagainya untuk bisa membuat buku yang layak," kata Taufik.

Ia juga meminta guru-guru di sekolah juga bisa memilih buku-buku yang layak.

Sementara itu, penerbit CV Media Kreasi merasa bertanggung jawab atas tercetaknya tulisan 'istri simpanan' di buku Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta (PLBJ) untuk kelas 2 SD. Buku tersebut akan ditarik untuk dilakukan revisi per 13 April .

SD Angkasa IX Halim juga menarik buku itu. SD Angkasa IX juga mengucapkan terima kasih pada orang tua murid yang dengan jeli mengkritisi hal itu.

"Kami komit akan menarik LKS PLBJ untuk kelas 2 yang telah beredar di anak-anak. Agar tidak sampai ke anak-anak yang belum baca. Hari ini, pihak kami akan meminta orang tua murid untuk mengembalikan LKS itu pada pihak sekolah," demikian ditegaskan Kepala Penerangan Lanud Halim Perdanakusumah, Mayor Sus Gerardus Maliti hari Jumat 13 April.

(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads