Eks Bendahara GAM Terpilih Jadi Bupati Aceh Utara

Eks Bendahara GAM Terpilih Jadi Bupati Aceh Utara

- detikNews
Minggu, 15 Apr 2012 22:42 WIB
Aceh, - Muhamamad Thaib, Eks bendahara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) terpilih sebagi Bupati Aceh Utara. Dia terpilih bersama wakilnya Muhammad Jamil, dosen Perguruan tinggi Unsyiah untuk periode 2012-2017.

Mereka terpilih setelah Komisi Independen Pemilihan menetapkan pasangan dari Partai Aceh itu dalam rapat Pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara di Aula Kantor KIP Aceh Utara, Menjelang Minggu (15/4/2102) malam.

Dalam rapat pleno terbuka itu, Ketua KIP Aceh Utara Muhammad SE Ak menyebutkan, pasangan Muhamad Thaib-Muhamad Jamil itu berhasil menang telak dari lawannya dengan memperoleh total suara di 27 Kecamatan berjumlah l 174.503 suara (64,18 %).

β€œDari kemenangan pasangan Muhamad Thaib-Muhamad Jamiil, pilkada di Aceh Utara dinyatakan hanya satu putaran” tutur Muhammad saat memimpin rapat pleno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muhamad Thaib atau sering disapa dengan Cekmad itu merupakan sosok yang dikenal loyal dan intelek dalam kalangan tubuh GAM, di mana pada saat konflik Aceh, Cekmad pernah dipercayakan sebagai keuangan GAM wilayah Pase dari tahun 1998-2004.

Orang kepercayaan Panglima GAM, Muzakir Manaf menyatakan, sebelum bergabung dalam kalangan GAM, Cekmad tercatat sebagai salah satu karyawan PT. Pupuk Iskandar Muda, Krueng Geukuh, Aceh Utara.

Pasca perdamaian Aceh di tahun 2005, Cekmad dipercayakan oleh kawan seperjuangan GAM tersebut sebagai Ketua Umum Partai Aceh Kabupaten Aceh Utara, sekaligus tim sukses Kandidat Bupati Aceh Utara, Periode 2007-2012 (Iyas A Hamid) yang juga mantan gubernur GAM Pase.

Setelah terpilihnya Ilyas A Hamid sebagai Bupati Aceh Utara periode 2007-2012 itu, Cekmad kembali dipercayakan sebagai ketua Tim Asistensi Bupati Aceh Utara meskipun hanya 3 tahun.

Pemilukada Aceh tahun 2012 ini, Cekmad kembali menerima kepercayaan penuh oleh kawan seperjuangan GAM dan Petinggi GAM sebagai kandidat Bupati Aceh Utara periode 2012-2017.

Dan pada akhirnya Cekmad yang dikenal low profile itu berhasil mendapat dukungan dari kalangan partai Aceh dan Masyarakat Aceh Utara sehingga ia terpilih Bupati Aceh Utara periode 2012-2017 setelah memenangkan pemilukada Aceh Utara dengan mengantongi l 174.503 suara (64,18 %).

Sementara urutan kedua, disusul oleh Sulaiman Ibrahim/T Syarifuddin 20.693 suara (7,61 %), urutan ketiga, Marzuki Abdullah/Nuraini Maida 18.184 suara (6,69 %), urutan keempat, Fajri M Kasim/Mukhtar A.Al Khutby 14.752 suara (5,43 %).

Berikutnya, Urutan kelima, Husnan Harun/T Mutaqqin 12.807 suara (4,71 %), Urutan ketujuh, A Hadi Arifin/Ridwan Lidan 9.457 suara (3,48 %), urutan kedelapan, Ilyas A Hamid/A Wahab Mahmudi 8.632 suara (3,17 %).

Kemudian, urutan kesembilan Misbahul Munir/Mansur 7.863 suara (2,89 %),urutan kesepuluh Martunis Hamzah/Mustafa Arba 2.541 suara (0,93 %) dan urutan terakhir, Umar HN/Bakhtiar 2.467 suara (0,91 %).

Sedangkan untuk rekapitulasi perolehan suara pasangan cagub/cawagub yakni pasangan Zaini Abdullah/Muzakir Manaf (Partai Aceh) 212.927 suara (76,32 %), Irwandi Yusuf/Muhyan Yunan (Jalur Indenpenden) 41.268 suara (14,79 %).

Kemudian, Muhammad Nazar/Nova Iriansyah (Partai Demokrat dan Partai Sira) 11.655 suara (4,18 %), Ahmad Tajuddin/T Suryansyah (Jalur Indenpenden) 7.830 suara (2,81 %) dan Darni M Daud/Ahmad Fauzi (Jalur Indenpenden) 5.315 suara (1,91 %).

β€œHasil Penghitungan suara ini yang kita tetapkan dalam rapat pleno, besok kita akan kita serahkan ke DPRK Aceh Utara dan KIP Aceh,” ujar Ketua KIP, Muhammad.


(fjr/fjr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads