"Saya hanya mengharapkan apakah di Setgab di luar Setgab berpikir tentang bangsa negara, rakyat. Setgab hanya penyatuan pandangan. Yang sudah sepaham akhirnya salah paham, itu yang sering terjadi," kata Marzuki di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/4/2012).
Marzuki mencotohkan sikap koalisi yang menekan pemerintah soal kenaikan harga BBM. Menurut dia, sikap yang sempat dimotori Golkar dan PKS itu tidak rasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lalu menyinggung voting soal UU Pemilu. Golar berada di seberang karena mendukung sistem konversi suara divisor webster bersama PDIP.
"Ini soal ego ya. Kalau dengan divisor webster kursi kita bertambah lebih besar. Tapi kita tidak berpikir pragmatis transaksional begitu," kata dia.
Padahal, lanjut dia, apabila dikonversi dengan sistem webster maka PD mendapat lebih banyak kursi dengan asumsi Pemilu 2009. Namun, PD memilih bersama parpol menengah mempertahankan metode kuota.
(van/aan)











































