Dirjen PAS Melawan, Denny: Lebih Baik Fokus ke Pemberantasan Narkoba

Dirjen PAS Melawan, Denny: Lebih Baik Fokus ke Pemberantasan Narkoba

Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 04 Apr 2012 10:54 WIB
Dirjen PAS Melawan, Denny: Lebih Baik Fokus ke Pemberantasan Narkoba
Jakarta - Sidak tim Kemenkum HAM dan BNN ke Lapas Pekanbaru diwarnai cerita adanya dugaan penamparan yang dilakukan Wamenkum HAM, Denny Indrayana, terhadap petugas lapas. Daripada mengurusi cerita tersebut, Denny memilih untuk fokus kepada usaha pemberantasan narkoba.

"Ini (isu penamparan) makin ke mana-mana, lebih baik kita fokus ke pemberantasan narkobanya," kata Denny kepada wartawan di Kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (4/4/2012).

Denny mengingatkan agar isu penamparan tidak menjadi hal yang menutupi isu utama, yaitu pemberantasan narkoba. Lagipula, menurutnya, isu tersebut tidak benar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan sampai ini bergeser ke hal-hal yang malah bukan pemberantasan narkobanya, dan toh itu tidak benar," tutur Denny.

Denny memahami reaksi dari petugas sipir yang reaktif menanggapi isu penamparan tersebut. Namun, menurutnya, daripada meramaikan isu yang belum jelas ceritanya, lebih baik petugas dan pejabat pemasyarakatan fokus pada upaya pemberantasan narkoba.

"Saya memahami dinamika internal di pemasyarakatan, dan kalau informasi yang diterima lebih lengkap kami sama bisa kembali bekerja sama untuk sama-sama membangun pemasyarakatan yang lebih bersih. Saya pikir teman-teman pemasyarakatan sejalan dengan ide itu," pungkasnya.

Pada Senin (2/4) dinihari Wamen Denny Indrayana dan BNN menggerebek LP Pekanbaru, Riau. Di LP itu 3 napi bandar narkoba dan 1 sipir ditangkap. Namun muncul persoalan ketika Kalapas LP Pekanbaru merasa Denny berbuat tidak sesuai prosedur. Denny dituding Kalapas melakukan penamparan. Denny sudah membantah.

"Tidak benar, berita yang mengatakan, saya memukuli menampar, petugas Lapas Pekanbaru. Apa iya tampang saya ini tampang suka nampar," tutur Denny kepada wartawan di kantornya.

Namun, Dirjen PAS Shihabudin tidak mau menerima bantahan Denny. Dia bahkan mengatakan, 30 ribu sipir kini bergerak melakukan perlawanan pada Denny. Mereka siap menunjukkan solidaritas pada rekan mereka yang dikabarkan ditampar Denny.

(tor/mad)


Berita Terkait