"Itu kan ada proses lain lagi, ini artinya dipisah," jelas Sihabudin dalam jumpa pers di kantornya, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (3/4/2012).
Sang sipir diamankan Denny dan BNN dari LP Pekanbaru saat sidak. Diduga sang sipir ikut bermain dan membantu sang bandar narkoba sehingga bisa menjalankan bisnisnya dari penjara. BNN menahan 3 napi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Senin (2/4) dini hari. Wamen Denny Indrayana dan BNN menggerebek LP Pekanbaru, Riau. Di LP itu 3 napi bandar narkoba dan 1 sipir ditangkap. Namun muncul persoalan ketika Kalapas LP Pekanbaru merasa Denny berbuat tidak sesuai prosedur. Denny dituding Kalapas melakukan penamparan. Denny sudah membantah.
"Tidak benar, berita yang mengatakan, saya memukuli menampar, petugas Lapas Pekanbaru. Apa iya tampang saya ini tampang suka nampar," tutur Denny kepada wartawan di kantornya.
(vid/ndr)










































