Aliansi BEM Yogya Demo Tolak RUU TNI
Senin, 09 Agu 2004 12:00 WIB
Yogyakarta - Puluhan mahasiswa dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Yogyakarta menggelar aksi menolak RUU TNI dan meminta agar DPR secepatnya menghentikan pembahasan RUU tersebut.Aksi yang dimotori anggota BEM UGM, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Islam Indonesia (UII) itu digelar di Bundaran kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) di Bulaksumur Yogyakarta.Aksi yang dimulai pukul 09.45 WIB dengan berbagai orasi dari masing-masing perwakilan anggota Aliansi BEM Yogya. Sedangkan poster yang dibawa bertuliskan "Stop pembahasan RUU TNI, TNI tidak berpolitik, DPR jangan buat TNI jadi mesin pembunuh, RUU TNI cacat hukum, TNI alat negara bukan alat pemerintah."Mereka juga melakukan happening art dengan membawa orang-orangan berpakaian doreng hijau digantungi tulisan, TNI bukan alat untuk berpolitik, TNI bukan pemerintah, TNI pelindung rakyat bukan pembunuh rakyat."Orang-orangan tersebut kemudian ditarik-tarik oleh dua mahasiswa yang memerankan sebagai orang sipil (DPR) dan militer yang seolah-olah sedang saling memperebutkan.Presiden BEM UGM Romi Ardiansyah dalam orasinya menyatakan menolak RUU TNI dan meminta agar DPR segera menghentikan pembahasan RUU tersebut. RUU TNI juga telah mengingkari semangat reformasi dan tidak mempunyai semangat supremasi sipil."Kita juga khawatir akan adanya ancaman kembalinya dwifungsi TNI. "Sudah saatnya TNI berada supremasi sipil," kata Romi.
(nrl/)











































