"Jika diberi amanah menjadi wagub, saya akan hidupkan kesenian dan kebudayaan," kata Didik usai berkeliling di TIM, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (1/4/2012).
Didik berkunjung TIM bersama tim suksesnya. Ia sempat menyaksikan anak berlatih breakdance, teater, dan melongok lukisan di sanggar serta berbincang secara informal dengan pekerja seni yang tengah beraktivitas di tempat tersebut.
Usai berkeliling, Didik menyatakan ada 7 poin penting mengenai TIM. "Ini tempat strategis, di dalam kota. Tapi belum benar-benar tergali," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keempat, TIM harus bekerja sama dengan media, baik itu televisi, media cetak, radio, maupun internet," jelas pendamping Hidayat Nurwahid ini.
Poin kelima, lanjut Didik, manajemen kesenian harus dibuat lebih modern. Lalu keenam, SDM pekerja seni lebih ditingkatkan.
"Terakhir, pelatihan. Baik pengelola maupun pekerja seni," kata ekonom yang juga kader PAN ini sebelum meninggalkan TIM.
(trw/gah)











































