Takut kehilangan menteri?
Wakil Sekretaris Fraksi PKS, Abdul Hakim, menyatakan PKS masih akan bertahan di koalisi. Alasannya demi menghormati kontrak koalisi agar tetap bersama hingga 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdul menolak jika disebut alasan PKS tetap ingin bertahan karena takut kehilangan jatah menteri. Menurutnya, pembahasan tentang jatah menteri masih terlalu jauh untuk dibicarakan.
"Terlalu dini saya kira, dilihat saja prosesnya masing-masing fraksi akan mengkonsolidasi ini," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Presiden PKS, Luthfi Hasan, sudah mengisyaratkan siap keluar dari koalisi Setgab jika pemerintah jadi menaikkan harga BBM. Namun, hal tersebut dibantah oleh Abdul. Ia mengatakan bahwa keputusan majelis Syuro PKS di Mukernas Medan memutuskan untuk tetap bertahan di koalisi Setgab.
"Keputusan Majelis Syuro yang ini terakhir di Mukernas Medan masih tetap dalam koalisi. Sidang Mukernas itu tidak membicarakan kemungkinan keluar dari koalisi," ujarnya.
(mpr/lh)











































