Hadapi Demo BBM, Priyo: Jangan Tempatkan TNI di Jalan Protokol

Hadapi Demo BBM, Priyo: Jangan Tempatkan TNI di Jalan Protokol

- detikNews
Selasa, 27 Mar 2012 09:36 WIB
Hadapi Demo BBM, Priyo: Jangan Tempatkan TNI di Jalan Protokol
Jakarta - Gelombang demonstrasi menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) digelar serempak di sejumlah daerah hari ini. DPR mengingatkan pemerintah tidak gegabah menggunakan personel TNI dalam menghadapi pengunjuk rasa.

"Saya menilai demo masih wajar, tidak perlu khawatir berlebihan. Tetapi aparat harus bertindak persuasif, TNI jangan menyolok di sudut-sudut jalan protokol," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/3/2012).

Priyo berharap personel polisi yang bertugas mengamankan jalannya unjuk rasa bertindak persuasif kepada demonstran. Sementara TNI diminta tidak langsung berhadapan dengan pendemo untuk menghindari gesekan emosional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"TNI boleh back-up di belakang layar sebab kalau menyolok di protokol jadi tidak enak suasananya. Jadi konsentrasi saja di objek vital," pungkasnya.

Dia juga meminta pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat lain. "Saya menyarankan unjuk rasa jangan sampai merusak fasilitas umum, kerusuhan yang merugikan publik karena itu menimbulkan antipati," tandasnya.

Menko Polhukam Djoko Suyanto kemarin (26/3) menegaskan kendali pengamanan demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berada di tangan Polri. Sementara aparat TNI hanya bersiaga di sejumlah objek vital.

Djoko menambahkan, baik Polri dan TNI telah berkoordinasi terkait unjuk rasa yang digelar elemen mahasiswa dan masyarakat. Koordinasi ini di antaranya lokasi sasaran unjuk rasa dan jumlah demonstran. "Aparat TNI hanya digunakan atas permintaan Polri pada saat yang diperlukan. Jadi pengelolaan aksi tetap di tangan Polri," tegasnya.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya mengerahkan 14 ribu personel untuk mengamankan aksi demo hari ini. Sementara jumlah personel TNI yang disiagakan mencapai 8 ribu. Demonstrasi memprotes kebijakan pemerintah atas harga BBM di Jakarta akan dipusatkan di Gedung DPR, Bundaran HI dan Istana Merdeka.

(fdn/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads