Pascabentrok di Medan, Polisi Lepaskan Mahasiswa & Buru Provokator

Pascabentrok di Medan, Polisi Lepaskan Mahasiswa & Buru Provokator

- detikNews
Kamis, 22 Mar 2012 11:40 WIB
Jakarta - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan melepaskan mahasiswa yang sempat diperiksa dalam kasus demonstrasi ricuh, karena tidak terbukti ikut melempar batu ke polisi.

Kapolresta Medan Kombes Monang Situmorang menyatakan, pihaknya saat ini masih memburu pelaku pelemparan yang menyebabkan sejumlah polisi terluka.

"Masih diselidiki siapa pelaku sebenarnya. Yang kemarin diperiksa itu, tidak terlibat," kata Situmorang kepada wartawan, Kamis (22/3/2012), di sela pengamanan aksi demonstrasi di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan Situmorang, bentrokan antara mahasiswa dan polisi yang terjadi Rabu (21/3/2012) kemarin sudah dievaluasi. Kendati proses pengamanan sudah sesuai dengan prosedur, tetap ada hal-hal yang perlu diwaspadai.

"Kalau peristiwa kemarin, kemungkinan ada pihak lain yang memprovokasi," kata Situmorang.

Kendati demikian, Situmorang menyatakan, pasca bentrokan itu tidak akan ada perubahan pola pengamanan maupun prosedur yang ditetapkan terkait aksi unjuk rasa. Sebab prosedur yang dilaksanakan sudah sesuai ketentuan.

Bentrokan antara Front Mahasiswa Sumatera Utara (Fromsu) dengan polisi terjadi di Gedung DPRD Sumut pada Rabu sore. Tindakan mahasiswa yang merobohkan pagar gedung berujung pada aksi saling lempar. Beberapa polisi terluka terkena lemparan tersebut, termasuk Kepala Satuan Sabhara Polresta Medan Kompol Benny Saragih sementara 37 mahasiswa dan puluhan sepeda motor dibawa ke Polresta Medan Jalan HM Said. Namun pada Rabu malam seluruh mahasiswa diizinkan pulang.

(rul/try)


Berita Terkait