Sudah Sehat, Ibu Ani Dampingi SBY ke China dan Korea

Sudah Sehat, Ibu Ani Dampingi SBY ke China dan Korea

Luhur Hertanto - detikNews
Kamis, 22 Mar 2012 09:13 WIB
Sudah Sehat, Ibu Ani Dampingi SBY ke China dan Korea
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pagi ini memulai rangkaian kunjungan kenegaraan selama tujuh hari di China dan Korea Selatan. Ibu Ani Yudhoyono yang pekan lalu menjalani operasi pengangkatan kandung empedu turut dalam rombongan.

Menurut jadwal, pesawat kepresidenan lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, pukul 10.30 WIB, Kamis (22/3/2012). Presiden SBY dan istri tiba di lokasi pada sekitar pukul 08.30 WIB.

Ibu Ani Yudhoyono nampak cerah dan sehat dalam balutan kebaya warna biru muda. Meski tidak ada batasan dalam aktivitas fisik, tapi tetap harus lebih berhati-hati.

"Belum bisa cepat jalannya," ujar Presiden SBY mengenai kondisi sang istri kepada Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Pangdam Jaya Mayjen Waris dan Kapolda Untung S. Rajab yang menjemput mereka di VVIP Room Bandara Halim Perdanakusumah.

Ketua Tim Dokter Kepresidenan, Dr. Aris Wibudi, menyatakan tidak ada perawatan khusus bagi Ibu Ani Yudhoyono selama perjalanan. Kondisi kesehatan pasca operasi nenek satu orang cucu itu pulih sepenuhnya dan tidak ada batasan aktifitas.

"Lihat sendiri kan tadi? Beliau sehat," ujar Aris kepada detikcom.

"Kalau yang diet rendah lemak, masih berlangsung. Itu sampai dua pekan sejak operasi, itu prosedur umum," imbuh dokter berpangkat Brigjen yang bulan depan akan memasuki masa pensiun itu.

Presiden SBY di China hingga 25 Maret 2012. Selain mengadakan pertemuan dengan pemimpin China, juga menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Tsing Hi dalam rangka menerima gelar doktor honoris causa dari universitas di Beijing itu serta berdialog dengan para TKI di Hong Kong.

Sedangkan kunjungan tiga hari di Korea Selatan, agenda utamanya adalah kunjungan kenegaraan dan mengikuti Nuclear Security Summit. Di dalam ajang selama tiga hari di Seoul itu, Presiden SBY akan menyampaikan serangkaian pidato yang di antaranya adalah berjudul Nuclear Security-Safety Interface dan National Measures and International Cooperation to Enhance Nuclear Security, including Future Commitmentsm.

Rombongan kenegaraan akan tiba kembali di Indonesia pada 29 Maret 2012.

(lh/mad)


Berita Terkait