"Potensi itu ada, suara partai lain akan dicuri oleh mereka," kata pengamat politik dari Charta Politika, Arya Fernandez, kepada detikcom, Selasa (20/3/2012).
Meski begitu, Arya menilai hal itu tidak akan terlalu berpengaruh. Sebab dalam pemilukada, faktor yang paling dominan justru dari figur calon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Arya menilai juga ini sebagai bentuk kejelian partai dalam melihat potensi yang dimiliki calon dari eksternal. Kedua partai itu menemukan potensi yang ada di dalam diri yang bukan kader mereka.
"Namun itu bukan gejala baru, di beberapa daerah pemilukada, ini sudah sering ditemukan," tandasnya.
PKS mengusung pasangan Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini. Seperti diketahui, Didik adalah kader PAN. Sedangkan PDIP mengusung Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama yang notabene adalah kader Partai Golkar.
(mok/)











































