Pilkada DKI, Bima Arya: PAN Wait & See Keputusan Foke

Pilkada DKI, Bima Arya: PAN Wait & See Keputusan Foke

- detikNews
Jumat, 16 Mar 2012 15:45 WIB
Pilkada DKI, Bima Arya: PAN Wait & See Keputusan Foke
Jakarta - Tiga hari lagi jelang penutupan pendaftaran pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta, partai-partai politik masih bergerilya mencari kawan politik. Utak-atik pasangan cagub-cawagub juga masih terus dilakukan. Meski telah menyatakan dukungan terhadap incumbent Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke), Partai Amanat Nasional (PAN) masih wait and see.

"Ya kita masih menunggu. Memang kita arahnya ke foke. Tapi kan sekarang bola di Foke, mau pilih pasangan ke mana," ujar Ketua DPP PAN Bidang Politik, Bima Arya Sugiarto kepada detikcom, Jumat (16/3/2012).

Namun demikian, Bima mengatakan, keputusan PAN terhadap Foke belum final. Sikap final PAN juga ditentukan dengan siapa akhirnya Foke memilih pasangannya. "Memang sekarang bola di Foke, tapi tentu juga kita suka dengan pilihannya," kata Bima.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika wacana koalisi PDIP-Gerindra terwujud, Bima mengisyaratkan tidak tertutup kemungkinan partainya merapat ke partai yang menauingi Foke, yakni Partai Demokrat. "PAN akan menawarkan kadernya untuk cawagub. Kami ada Andi Anzhar ketua DPD PAN DKI Jakarta, dan Wanda Hamidah. Tapi ya nanti kita lihat," pungkas Bima.

Bima enggan mengungkapkan kapan partainya menyatakan sikap resmi partainya terkait Pilkada DKI.

Pemungutan suara pilkada DKI Jakarta akan digelar 11 Juli 2012 mendatang. Baru satu pasang cagub-cawagub DKI Jakarta yang dideklarasikan, yaitu pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono yang diusung koalisi Partai Golkar, PPP, dan PDS. Sedangkan incumbent Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo masih belum menentukan pilihan apakah akan ke PKS atau mewujudkan wacana koalisi Partai Demokrat dengan PDIP. Sementara Gerindra masih terus melobi PDIP untuk membangun koalisi bersama mengusung Jokowi, Wali Kota Solo.

Sementara pasangan independen Hendardji Supandji-Ahmad Riza Patria dan pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin masih harus mengikuti verifikasi persyaratan yang ditetapkan KPU Provinsi DKI Jakarta sebelum diputuskan menjadi peserta resmi pilkada DKI Jakarta.

(rmd/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads