Tidak hanya menyandera truk, mahasiswa juga memaksa sopir turun. Kemudian mahasiswa menaiki truk dan mengibarkan bendera.
Penyanderaan truk tangki terjadi saat puluhan mahasiswa UMN melakukan aksi long march menuju Kantor Gubernur Sumut, di Jl. Diponegoro usai menggelar aksi di halaman gedung DPRD Sumut. Saat berada di Jl. Imam Bonjol, truk tangki yang akan membawa avtur ke Bandara Polonia melintas. Mahasiswa kemudian menyandera truk itu beberapa menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menaikkan harga BBM sama saja dengan menambah catatan panjang penderitaan rakyat," kata Abdul Razak Nasution.
Aksi mahasiswa UMN ini kemudian dibubarkan secara paksa oleh petugas kepolisian hingga berujung kericuhan. Seorang mahasiswa sempat diamankan karena dinilai sebagai provokator.
Petugas kemudian melepaskan mahasiswa setelah rekan-rekannya berjanji tidak akan melakukan aksi anarkis hingga menyebabkan kemacetan arus lalu-lintas.
(rul/mad)











































