"Yang perlu dilacak itu yang menyuruh. Saya pikir mahasiswa tidak senaif itu. Mau melakukan hal seperti itu, kadang ada jebakan-jebakan dari parpol di balik aksi itu," kata Ramadhan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/3/2012).
Ramadhan yakin dibalik demo-demo itu ada yang menggerakkan. Namun kali ini Ramadhan tak lagi berani menyebut nama parpol yang menggerakkan demo liar di DPR ini.
"Saya tidak percaya kalau mahasiswa melakukan demo anarkis. Saya yakin sekali ada yang menyuruh atau menjebak mereka. Saya nggak mau sebut partai apa tapi semua juga tahu," kata dia.
Kini setelah 6 demonstran pembanting foto SBY dijadikan tersangka, dia bisa menarik nafas lega. Bagi dia pelecehan simbol negara tidak bisa dibiarkan.
"Apa anda mau aksi seperti ini terus terjadi? Tentu itu menjadi wewenang penegak hukum untuk menuntaskan itu semua," tandasnya.
(van/gun)











































