"Kami merasa SBY sudah tidak pro terhadap rakyat, selain itu banyak sekali kejanggalan-kejanggalan dalam masa pemerintahan SBY," kata koordinator aksi, Irfandi, (14/3/2012)
Massa menuntut agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM yang rencananya diberlakukan 1 April mendatang. Tak hanya itu, mereka juga menuntut agar SBY melakukan klarifikasi terhadap kasus korupsi yang merajalela di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam orasinya, mahasiswa menyebutkan 33 poin kegagalan SBY-Boediono menjelang 2 tahun masa pemerintahannya. Kegagalan tersebut diantaranya pada bidang ekonomi, HAM, dan hukum.
"SBY gagal melindungi sumber daya ekonomi rakyat dan negara, SBY gagal melindungi HAM dan menuntaskan pelanggaran HAM, SBY gagal dalam menegakkan hukum," teriak Irfandi dalam orasinya.
Aksi dilanjutkan mengelilingi bundaran Tugu Muda dengan bertelanjang dada, lalu berjalan menuju Balaikota Semarang. Mereka menyatakan mengerahkan massa lebih banyak pada 31 Maret menjelang keputusan kenaikan harga BBM.
Sebelumnya, aksi dijaga dua peleton polisi dengan peralatan lengkap. Namun saat aksi baru saja dimulai, sebagian besar polisi meninggalkan lokasi karena jumlah demonstran tidak banyak.
(try/vit)











































