Mahasiswa Anti Kenaikan BBM dan Polisi Bentrok di Cirebon, Dua Terluka

Mahasiswa Anti Kenaikan BBM dan Polisi Bentrok di Cirebon, Dua Terluka

Faiq Rhesa - detikNews
Selasa, 13 Mar 2012 13:26 WIB
Mahasiswa Anti Kenaikan BBM dan Polisi Bentrok di Cirebon, Dua Terluka
Cirebon - Aksi ratusan mahasiswa Cirebon, Jawa Barat, menentang kenaikan harga BBM berakhir ricuh. Mereka bentrok dengan polisi. Tiga mahasiswa diamankan, dua terluka pukul.

Massa berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Mereka beraksi di pertigaan Kedawung, Cirebon, Selasa (13/3/2012).

"Kenaikan BBM ini belum saatnya. Seharusnya pemerintah melihat bagaimana kondisi masyarakat. Hidup mereka sudah berat dan harus menanggung beban ekonomi saat BBM naik," kata koordinator aksi, Chairil Anwar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anwar menyebut, Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 150 ribu perbulan yang dijanjikan pemerintah, hanya membuat masyarkat Indonesia berjiwa pengemis.

Berdasarkan pantauan detikcom, mahasiswa sempat membakar ban di tengah jalan. Polisi berusaha menghalau mahasiswa yang memblokade jalan. Aksi saling dorong terjadi. Kemudian, polisi dan mahasiswa terlibat adu pukul.

Tiga mahasiswa diamankan karena dianggap sebagai penggerak aksi. Tak berselang lama, ketiganya dilepaskan.

Sementara, dua mahasiswa terluka akibat pukulan. Keduanya divisum di RS Gunung Jati. Mahasiswa berencana melaporkan pemukulan tersebut ke Provost Polda Jabar.

(trw/trw)


Berita Terkait