Anas: Indonesia Negeri Sensitif Bencana

Anas: Indonesia Negeri Sensitif Bencana

- detikNews
Senin, 12 Mar 2012 16:54 WIB
Anas: Indonesia Negeri Sensitif Bencana
Jakarta - Sebanyak 100 kader Partai Demokrat (PD) se-Jawa mengikuti diklat Search And Rescue (SAR) agar lebih cepat tanggap jika terjadi bencana. Sebab, Indonesia dinilai sebagai negeri yang sensitif terhadap bencana.

"Kita tidak pernah berharap hadirnya bencana, tapi kita sadar negeri kita tergolong negeri yang sensisitf terhadap hadirnya bencana," kata Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum, di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Senin (12/3/2012).

Menurut Anas, kesiapsiagaan, terutama dari kader partai, sangat dibutuhkan dalam membantu korban bencana. Dengan demikian, derita para korban pun dapat segera diringankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Agar ketika ada bencana, partai dan kader bisa tanggap cepat hadir memberi pertolongan dan solusi bagi saudara-saudara kita yang ditimpa bencana," tambah Anas.

Anas juga mengklaim selama ini Divisi Tanggap Darurat PD sudah baik dalam penanganan bencana. Namun, hal itu perlu terus ditingkatkan.

"Selalu dibutuhkan kesiapan SDM yang makin mumpuni dan cekatan. Jawabannya adalah Diklat SAR yang dimulai hari ini," ungkap Anas.

Selain itu, Anas berharap kader peserta diklat menjalani proses ini sepenuh hati sebagai panggilan jiwa. Sebab, selain terkait kemanusiaan, tanggap bencana juga merupakan komitmen kerakyatan dari partai berlambang bintang Mercy itu.

"Ini untuk semakin menegaskan Partai Demokrat sangat kuat komitmen kerakyatannya sebagai terjemahan dari semangat dan ideologi humanisme Partai Demokrat," tutur Anas.

Di samping itu, koordinasi dan sinergi dengan instansi terkait juga tidak bisa dilupakan. Dengan demikian, penderitaan akibat bencana dapat segera teratasi.

"Apa itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), apa itu Badan SAR Nasional (Basarnas), apa itu eksponen masyarakat lain yang terpanggil untuk terjun menghadapi persoalan rakyat terkait bencana alam," tandas Anas.

Seperti diberitakan, Partai Demokrat (PD) lewat Divisi Tanggap Darurat membekali kadernya guna lebih cepat dalam merespons bencana. Untuk itu, sejumlah kader dibekali pendidikan dan pelatihan.

Diklat ini merupakan angkatan pertama dari tiga angkatan yang direncanakan. Diklat pertama ini diikuti oleh 100 kader PD se-Jawa, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, Jawa Timur, dan Satgas Rajawali. Sementara diklat kedua nantinya diikuti kader se-Sumatera, dan ketiga se-Indonesia Timur.

"Pelatihan yang kita adakan dalam meningkatkan skil SDM supaya bila dibutuhkan koordinasi lebih bagus," kata Ketua Divisi Tanggap Darurat DPP PD, Umar Arsal.

(rmd/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads