"Operasi kilat dari tanggal 24 Februari, ada 23 anak punk kemarin (terjaring). Tapi sebenarnya yang dirazia ya premanisme," ujar Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Imam Yulinianto saat dihubungi detikcom, Selasa (28/2/2012).
Menurut Imam, 23 anak punk ini dijaring di Jl Arteri, Permata Hijau, Jakarta Selatan, pukul, 17.30 WIB. Informasi dari masyarakat, para anak punk ini sering minum-minuman keras di pinggir jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah diamankan, 23 anak punk diberikan pembinaan agar kembali ke rumahnya masing-masing. Dari 23 anak punk ini, 2 di antaranya perempuan. Mereka mengaku hidup di jalanan karena ingin bebas.
"Tidak ditahan hanya kita beri pembinaan," ungkapnya.
Selain itu, Polsek Pademangan juga melakukan razia di wilayahnya. Razia dilakukan di 4 lokasi yakni Stasiun Kampung Bandan, Grand Boutique, ITC Pasar Pagi, dan perempatan Alexis. Dari 4 wilayah razia ini terjaring 23 orang.
"Stasiun Kampung Bandan 16 orang pemalak, perempatan Alexis 3 orang pemalak, perempatan Aston 3 orang pemalak, dan 1 pelaku narkoba," kata Kasi Humas Polsek Pademangan Aiptu Widi dalam pesan singkat yang diterima detikcom.
(gus/nrl)










































