"Perdagangan cinderamata yang mengandung sisik penyu masih terjadi secara terbuka di Tanjung Benoa, Bali,” kata Koordinator ProFauna Bali, Wita Wahyudi.
Menurut survei ProFauna pada bulan Januari 2012, diindikasikan ada puluhan jenis cinderamata yang bahannya dibuat dari sisik penyu. “Seperti gelang, pipa rokok, kotak perhiasan ukuran besar yang dijual bebas kepada para wisatawan,” imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Semua jenis penyu di Indonesia telah dilindungi oleh Undang-undang, untuk itu kami minta pihak terkait untuk menghentikan perdagangan ini, apalagi perdagangan ini juga bisa merusak citra pariwisata di mata dunia interational,” pungkas dia.
(gds/nwk)











































