ProFauna Tolak Perdagangan Souvenir Berbahan Penyu di Bali

ProFauna Tolak Perdagangan Souvenir Berbahan Penyu di Bali

- detikNews
Minggu, 26 Feb 2012 14:25 WIB
ProFauna Tolak Perdagangan Souvenir Berbahan Penyu di Bali
Denpasar - ProFauna Indonesia menggelar aksi menolak perdagangan suvenir berbahan penyu di Bali. Aksi damai ProFauna Indonesia digelar di Lapangan Puputan Badung tepatnya di depan Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jl Surapati, Denpasar, Minggu (26/2/2012).

"Perdagangan cinderamata yang mengandung sisik penyu masih terjadi secara terbuka di Tanjung Benoa, Bali,” kata Koordinator ProFauna Bali, Wita Wahyudi.

Menurut survei ProFauna pada bulan Januari 2012, diindikasikan ada puluhan jenis cinderamata yang bahannya dibuat dari sisik penyu. “Seperti gelang, pipa rokok, kotak perhiasan ukuran besar yang dijual bebas kepada para wisatawan,” imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka menganggap adanya perdagangan ini seolah hukum hanya berlaku di atas kertas saja. Padahal menurut UU No 5 tahun 1990 tentang Koservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, bisa dikenakan hukuman penjara lima tahun dan denda Rp 100 juta.

“Semua jenis penyu di Indonesia telah dilindungi oleh Undang-undang, untuk itu kami minta pihak terkait untuk menghentikan perdagangan ini, apalagi perdagangan ini juga bisa merusak citra pariwisata di mata dunia interational,” pungkas dia.

(gds/nwk)


Berita Terkait