"Hasil negosiasi ada sekitar 300 orang yang akan dipindahkan, kalau deadlock. Ternyata proses mediasi sudah berlangsung. Yang 300 napi itu memilih Lapas lain dengan sukarela," jelas Wakil Ketua Komnas HAM Yosep Adi Prasetyo di LP Kerobokan, Denpasar, Bali, Jumat (24/2/2012).
Hari ini, imbuh Stanley, sapaan akrab Yosep Adi Prasetyo, ada kegiatan bersama antara petugas napi dengan petugas LP Kerobokan untuk membersihkan sisa kerusuhan. Menurut pengecekan Komnas HAM, tak semua napi tahu apa yang terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluhan napi Lapas selama ini, menurut Stanley, adalah terlalu ketatnya pengaturan dan sangat sulit dibesuk.
"Kami sudah cek ke beberapa napi tidak ada diskriminasi. Yang ada memang hanya terlalu ketat pengaturan di dalam. Dibesuk jug sangat sulit. Itu yang akan nanti kami sampaikan kepada kalapas dan Dirjen Lapas bagaimana perbaikan," jelas dia.
(nwk/nrl)











































