SBY Janji Tidak akan Ada Pembredelan Terhadap Pers
Senin, 02 Agu 2004 18:39 WIB
Jakarta - Tidak hanya capres PDIP Megawati yang mulai mendekati kalangan pers. Langkah serupa juga dilakukan capres Partai Demokrat, SBY. Mantan Menko Polkam ini berjanji, jika dia menjadi Presiden tidak akan ada pembredelan terhadap pers.'Angin surga' bagi kalangan pers itu dihembuskan SBY usai bertemu dengan Pimpinan Redaksi Majalah Tempo, Bambang Harymurti, di kantor majalah tersebut, Jl. Proklamasi no.72, Jakarta Pusat, Senin (2/8/2004)."Saya akan komitmen tidak akan ada pembredelan terhadap pers lagi. Kalau itu (pembredelan) dilakukan, kita akan mundur ke belakangan," ungkap SBY.Demikian juga soal wacana pembentukan Departemen Penerangan (Deppen). Menurut pensiunan tentara berbintang 4 ini, Depen sudah tidak butuhkan dalam kehidupan bangsa Indonesia."Deppen tidak kita perlukan lagi. Yang lebih baik adalah civil society-nya, di mana pemerintah punya information office untuk mengawasi peran pers bukan membatasi," tutur SBY.Dalam pertemuan di kantor Tempo itu, Pimred Tempo Bambang Harymurti didampingi oleh kuasa hukumnya, Todung Mulya Lubis. SBY mengatakan, pertemuan tersebut tidak membahas secara khusus berbagai kasus yang sedang dihadapi Tempo.""Di atas kita hanya mendeskrepsikan masalah-masalah, antara lain kebebasan pers, peran pers dalam demokrasi dan rule of law mengenai pers," kata SBY.
(djo/)











































