Survei LSI: Pilpres Digelar, Prabowo Akan Ungguli Mega dan Ical

Survei LSI: Pilpres Digelar, Prabowo Akan Ungguli Mega dan Ical

- detikNews
Kamis, 23 Feb 2012 11:51 WIB
Survei LSI: Pilpres Digelar, Prabowo Akan Ungguli Mega dan Ical
Jakarta - Jika pemilihan presiden (pilpres) dilakukan hari ini, maka Prabowo yang akan terpilih menjadi Presiden mengungguli kandidat lain. Prabowo menjadi kandidat yang paling disuka oleh publik.

Demikian hasil survei nasional Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan pada 1-12 Februari 2012. Survei menjaring sampel sekitar 2.050 responden dari 33 provinsi dengan margin error +/- 2,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka. Apabila pilpres dilakukan saat ini, dengan pertanyaan semi terbuka memberi pengajuan daftar nama ke responden, maka hasilnya menurut prosentase adalah:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Megawati 15,2 persen
2. Prabowo 10,6 persen
3. Jusuf Kalla 7 persen
4. Aburizal Bakrie 5,6 persen
5. Sultan Hamengkubuwono X 4,9 persen
6. Wiranto 3,9 persen
7. Boediono 3 persen
8. Surya Paloh 2,6 persen
9. Hatta Rajasa 2,2 persen
10. Nama-nama lain 11,5 persen
11. Belum tahu 18,2 persen

Jika melihat hasil tersebut, maka yang terpilih menjadi presiden adalah Megawati Soekarnoputri. Namun, jika pertanyaan dikerucutkan menjadi tiga nama yang dianggap paling potensial oleh LSI, yaitu Megawati, Prabowo, dan Aburizal Bakrie maka pilpres akan berlangsung dua putaran, yang akhirnya akan dimenangkan Prabowo.
"Jika kondisinya demikian (hasil 3 nama), maka pilpres akan berlangsung dua putaran, Megawati dan Prabowo. Dan akhirnya Prabowo yang akan terpilih menjadi presiden," kata Direktur Eksekutif LSI, Saiful Mujani, di kantor LSI, Jl Lembang Terusan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Kemenangan Prabowo, menurut Saiful, karena Prabowo memiliki aspek disuka lebih tinggi dibandingkan Megawati. Walaupun Megawati memiliki aspek diketahui lebih tinggi dibanding Prabowo.

"Karena Prabowo memiliki aspek disuka lebih tinggi daripada Ibu Mega. Menurut kami, lebih baik anda disuka namun kurang dikenal, dibanding dikenal tapi kurang disukai. Inilah yang membuat Prabowo akan menyalip Ibu Mega," jelasnya.


(trq/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads