Saat singgah di rumah ibunya, di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Heru dan Anita memang membawa mobil Innova yang diduga milik keluarga korban Purnabawa.
Heru juga sempat mengajak ibunya jalan-jalan menggunakan mobil tersebut. Namun, betapa menyesalnya sang ibu begitu tahu mobil yang ditumpanginya itu adalah hasil kejahatan dan pernah dipakau untuk mengangkut mayat korban pembunuhan.
"Heru bilang sama saya kalau kerjanya di Bali berhasil. Saya sangat senang mendengarnya. Tapi begitu tahu anak saya melakukan (pembunuhan -red) itu saya sangat menyesal naik mobilnya," kata Sayati di kediamannya di Desa Wonorejo, Banyuputih, Situbondo (bukan Wongsorejo, Banyuwangi, seperti berita sebelumnya -red), Kamis (23/2/2012).
Tak hanya itu, untuk meyakinkan Sayati, Heru sempat menunjukkan segebok uang dolar. Heru juga sempat bertanya tempat penukaran uang asing di sekitar wilayah tersebut. Namun, karena di daerah Galekan Wonorejo tutup, akhirnya segebok uang asing dibawanya lagi.
"Heru juga bilang mau kasih uang ke saya untuk modal buka usaha warung," tutur Sayati.
(fat/lh)











































