"Saya tidak bisa mengomentari terlalu jauh, biarkan masyarakat yang menilai," kata Sekretaris Tim Bidang Bidang Politik DPP Partai Golkar, Agun Gunanjar, kepada detikcom, Minggu (19/2/2012).
Agun menilai naik turunnya popularitas suatu partai adalah bagian dari dinamika politik. Ia mengatakan bahwa kinerja para kader partailah yang akan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap suatu partai politik.
"Publik yang menentukan, nggak ada jaminan partai besar akan selamanya jadi partai besar. Kalau kinerja partainya baik, maka masyarakat pun akan menilai baik," jelas Agun.
Menurut Agun, selain popularitas partai, hal yang juga penting adalah konsisten bekerja untuk kepentingan bangsa. Dengan begitu, masyarakat akan menilai mana partai yang benar-benar tulus bekerja untuk kepentingan rakyat.
Seperti diketahui hasil survei Lingkar Survei Indonesia (LSI) menempatkan Partai Golkar sebagai partai politik dengan elektabilitas tertinggi saat ini. Sebaliknya, Partai Demokrat (PD) mengalami penurunan suara paling signifikan dibanding partai lain.
Hasil survei nasional Lembaga Survei Indonesia (LSI) dilakukan dengan metode wawancara tatap muka pada 1-12 Februari 2012 dengan pengambilan responden multistage random sampling dari 33 provinsi ini menjaring 2.050 orang. Margin error +/- 2,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Hasilnya menurut prosentase adalah:
1. Golkar 15,5 persen
2. PD 13,7 persen
3. PDIP 13,6 persen
4. Gerindra 4,9 persen
5. PPP 4,9 persen
6. PKB 4,6 persen
7. PAN 4,1 persen
8. PKS 3,7 persen
9. Hanura 1,2 persen
10. Lainnya 5,1
11. Belum tahu 28,9 persen
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT










































