"Pelaku main di rumah korban. Terus ambil HP orangtua korban. Korban lalu memergokinya dan minta pelaku mengembalikannya. Tapi pelaku nggak mau. Kejadiannya hari Rabu (15/2)," kata Kapolsek Limo Kompol Sukardi saat dihubungi detikcom, Jumat (17/2/2012).
A lantas menjual HP tersebut. SM lalu melaporkan tindakan A ini ke pihak sekolah. Kebetulan kedua murid SD ini satu sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini limitnya. Ternyata dia (A) ambil jalan pintas. Dia jemput korban sekitar pukul 06.00 WIB dari rumah," ungkapnya.
Saat berada di kavling kosong Perumahan Puri Pesanggrahan I, Limo, pelaku melancarkan aksi jahatnya. A menusuk SM sebanyak 8 kali. A menusuk SM di bagian perut hingga tembus dan ususnya terburai, di bagian lengan kanan kiri sampai tembus, paha, dan betis.
"Ditusuk pukul 06.30 WIB. Lagi sepi. Itu TKP-nya nggak jauh dari Polsek," ucapnya.
(gus/nrl)










































