Rencana itu disampaikan di Pengadilan Negeri Tipikor, oleh salah satu kuasa hukum Nazaruddin, Elza Syarief.
"Ini mana yang benar, Yang Mulia? Kami bingung. Ada dua grup yang saling bertentangan. Mohon dicatat, nanti akan kami laporkan ke Polda Metro," ujar Elza Syarief kepada majelis hakim saat sidang lanjutan kasus suap wisma atlet di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Jakarta, Rabu (15/02/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angie juga bersikukuh tidak pernah melakukan pembicaraan melalui BlackBerry Messenger dengan mantan Direktur PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang yang merupakan anak buah Nazaruddin.
Politisi Demokrat itu juga tetap membantah memiliki BlackBerry sebelum tahun 2010 meski kemudian Nazaruddin mengajukan bukti foto kepada majelis hakim yang memperlihatkan Angie duduk dan di hadapannya ada dua handphone, salah satunya adalah BlackBerry.
Sikap Angie ini, juga membuat geram jaksa penuntut umum. Jaksa KPK pun sempat menyindir Angie.
"Anda ini kan S2, benarkan,?" tanya Jaksa KPK Yudi Kristiana kepada Angie.
"Iya," jawab Angie.
"Anda tentu pernah diajarkan filsafat ilmu, filsafat kebenaran. Sebagai calon ilmuwan Anda salah boleh tapi tidak boleh berbohong," sindir Yudi.
(fjr/lia)










































