Presiden Minta Pengelola Pasar Waspadai Bahaya Kebakaran

Presiden Minta Pengelola Pasar Waspadai Bahaya Kebakaran

- detikNews
Jumat, 30 Jul 2004 17:31 WIB
Serang - Presiden Megawati meminta para pengelola pasar untuk lebih memaksimalkan kewaspadaan atas ancaman kebakaran. Sebab sarana pemadam kebakaran sangat terbatas dan kebakaran sering terjadi karena keteledoran pemilik atau pengelola pasar.Pernyataan ini disampaikan Mega berkaitan dengan maraknya bencana kebakaran di berbagai tempat, termasuk pasar. "Hal ini saya ingin garis bawahi agar mendapatkan perhatian," katanya dalam pidato tanpa teks saat meresmikan Pasar Induk Rau (Rau Trade Centre) di Serang, Banten, Jumat (30/7/2004).Presiden Megawati, yang dalam acara ini didampingi Menkop dan UKM Alimarwan Hanan, Guruh Soekarnoputra, dan Gubernur Banten Joko Munandar, kemudian Mega menjelaskan tentang berbagai kejadian kebakaran, terutama pasar. Disebutnya kejadian kebakaran di Pasar Wage Purwokerto, Jawa Tengah, yang mengakibatkan 150-an kios terbakar, lalu kebakaran Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat; Pasar Karang Anyar,Jakarta Pusat; dan tempat-tempat lainnya."Rupanya tentang kewaspadaan kita mengenai kebakaran ini masih sangat rendah," kata Mega sembari menekankan pada terbatasnya sarana pemadam kebakaran yang dimiliki oleh pasar-pasar maupun dinas kebakaran. Mega mengaku mendapatkan banyak pertanyaan ketika berkunjung ke daerah, terutama masalah peralatan pemadam kebakaran. Mega meminta masalah ini diperhatikan karena masyarakat cenderung kurang menghiraukan ancaman kebakaran. Padahal kebakaran sering terjadi karena keteledoran, seperti kompor meledak, korsleting listrik, dan lilin yang jatuh.Di akhir sambutannya Presiden Megawati memencet tombol sebagai tanda peresmian pasar. Pasar yang diresmikan ini dibangun di atas lahan seluar lima hektare, terdiri dari tiga lantai, dan diisi sekitar 5.000 kios. (gtp/)



Berita Terkait