Kondisi bus yang berangkat Jumat (10/2/2012), sekitar pukul 12.00 WIB, berdasarkan keterangan buku uji dari penguji kelaikan kendaraan Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, bus dengan no polisi Z 7519 DA, tidak bermasalah.
"Jika busnya ada masalah pasti kita pending," ujar Sopian, Sabtu (11/2/2012) dini hari kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga penumpang asal Garut dikabarkan tewas masing-masing, Dadan Suherlan, warga Kampung Sumerlap, Malangbong, Piat warga Kampung Cibuntu, Desa Mekarluyu, Kecamatan Sukawening dan Dedah warga Kampung Salam Nunggal Leles.
"Hanya saja saya baru saja dapat informasi kondektur, atas nama Rohman Nur, telah ditemukan tewas," pungkas Sopyan.
Hingga saat ini, kecelakaan maut masih diselidiki aparat kepolisian dan KNKT. Diduga rem bus Karunia Bakti Z 1795 DA jurusan Garut-Jakarta itu blong, tidak berfungsi.ο»Ώ
(ahy/ahy)











































