Kerry Janji akan Perkuat Militer dan Lindungi Negara
Jumat, 30 Jul 2004 10:51 WIB
Jakarta - Senator John Kerry berjanji akan memperkuat pasukan AS dan mengambil aksi militer seorang diri jika diperlukan, untuk melindungi negara. Hal tersebut disampaikan kandidat presiden AS itu dalam pidatonya di malam penutupan konvensi nasional partai Demokrat, Kamis (29/7/2004) malam waktu setempat atau Jumat WIB.Rival Presiden George W Bush itu mengatakan akan memperbaiki aliansi luar negeri yang terganggu akibat invasi AS ke Irak. Namun diimbuhkan Kerry, ia siap menyerang balik secara sepihak jika Amerika Serikat diserang. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (30/7/2004)."Jangan ada kekeliruan: Saya tidak akan pernah ragu menggunakan kekuatan jika itu dibutuhkan," tegas Kerry di depan puluhan ribu orang yang mengikuti konvensi Demokrat."Setiap serangan akan mendapat respons yang tegas dan pasti... dan saya akan membangun militer Amerika yang lebih kuat," tandas Kerry yang berupaya membantah tudingan partai Republik bahwa dirinya lemah dan tidak tegas dalam isu-isu pertahanan.Dalam pidato pamungkasnya itu, Kerry juga menantang Presiden Bush soal perang Irak. Ia menegaskan bahwa dirinya akan menjadi pemimpin yang tidak akan pernah menyesatkan rakyat ke dalam perang. "Saya akan menjadi kepala panglima yang tidak akan pernah menyesatkan kita ke dalam perang," tuturnya yang disambut tepuk tangan meriah hadirin."Dan sebagai presiden, saya akan mengembalikan tradisi lama bangsa ini yang dihormati: Amerika Serikat tidak pernah berperang karena kita mau, kita hanya berperang karena memang kita harus berperang," tandas Senator Kerry."Upah turun, biaya kesehatan meningkat dan masyarakat menengah kita menyusut. Orang-orang bekerja di akhir pekan, mereka melakukan dua pekerjaan, tiga pekerjaan dan mereka masih saja belum maju," ujar Kerry."Kita bisa melakukan yang lebih baik dan kita akan melakukannya. Kami optimis," imbuh pria berusia 60 tahun itu.Konvensi nasional Demokrat yang digelar di Boston telah dimulai sejak Senin (26/7/2004) waktu setempat lalu. Partai Demokrat AS telah menampilkan para 'bintang' yang menjadi pembicara dalam konvensi yang berakhir Kamis (29/7/2004) malam waktu setempat. Di antara para pembicara tersebut, ada mantan presiden Bill Clinton dan istrinya, Senator Hillary Rodham Clinton yang telah menyampaikan pidato yang berapi-api dan mendapat sambutan luar biasa dari hadirin.
(ita/)











































