"Kemungkinan pilot menjadi pecandu narkoba sejak masih berada di sekolah-sekolah penerbang," ujar Presiden Federasi Pilot Indonesia (FPI), Kapten Hasfrinsyah, saat jumpa pers di Sekertariat FPI, Jl Gunung Sahari, Jakarta, Rabu (8/1/2012).
Ia meminta kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) memberitahu kepada calon penerbang tentang bahaya Narkoba. Menurutnya, banyak pilot yang menganggap Narkoba itu sebagai obat penambah stamina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya pemakaian narkoba yang dilakukan oleh para pilot dapat membahayakan penerbangan. Selain itu dapat membahayakan orang lain, serta merusak nama baik Insan Dirgantara Indonesia.
"Minum bir saja tidak boleh terbang, apalagi konsumsi, Narkoba," tegasnya.
(gun/gun)











































