"Nazaruddin ikan Koi, Kelompok Orang penebar isu tak benar," kata Sutan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/1/2012).
PD, menurut Sutan, tak lagi memikirkan apa yang terjadi Pada Nazaruddin. Ia menyerahkan sepenuhnya penyelesaian kasus ini kepada KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis, menyebut Nazaruddin, eks bosnya menyimpan uang jutaan dollar AS di Singapura. Uang itu merupakan hasil keuntungan dari proyek pemerintah yang digarap Nazaruddin.
Uang dikirim Nazaruddin ke Singapura, sebelum pengungkapan kasus Wisma Atlet. Pengiriman pertama US$ 5 juta, 3 juta dollar Singapura, dan 2 juta Euro.
(van/gun)











































