"Dari SMA dia sudah bisa bawa mobil," tutur ibunda Afriyani, Yurneli saat ditemui wartawan di Kafe Bengawan Solo, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2012) malam.
Yurneli pun tak habis pikir bagaimana bisa putrinya menabrak para pejalan kaki yang jelas-jelas berada di trotoar tersebut. Dia mengaku tak sempat bertanya banyak kepada Afriyani soal kronologi kejadian, sebab saat itu dia masih shock.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, kakak Afriyani juga memberikan pernyataan senada. Menurutnya, adik perempuannya tersebut sudah sejak lama bisa mengemudi mobil.
"Kalau bawa mobil, ayah saya mengajarkan dari kecil. Kalau saya dari kelas 6 SD, saya sudah bisa. Tapi kalau Afri seingat saya sudah bisa dari SMA," ujar kakak Afriyani, Agus Hari Susanto di lokasi yang sama.
Ditambahkan dia, Afriyani juga memiliki SIM untuk mengemudi mobil. Kemampuan mengemudi adik perempuannya tersebut juga dinilai cukup baik.
"Saya juga yakin kalau Afri juga pernah buat SIM. Dia punya license untuk mengemudi sendiri. Kalau bawa mobil sendiri, menurut saya, dia cukup lancar saat bawa mobil," tandasnya.
(nvc/rdf)











































