"JK (Jusuf Kalla), Jimly (Jimly Asshiddiqie) dan Pak Mahfud (Mahfud MD) saya rasa pantas dan memang sering disebut-sebut," jelas Sutrisno Bachir ketika ditanya siapa alumni PII yang pantas dijagokan menjadi capres dan cawapres.
Hal itu disampaikan Sutrisno setelah acara coffee morning tentang proses penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Kantor PII, Jalan Daksa V, Nomor 5 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menunggu partai melamar, bila dilamar dan sudah pasti, kami bisa merekomendasikan ke seluruh kader," jelas Sutrisno.
PII bisa mengerahkan 6 juta kadernya bila salah satu kadernya maju menjadi capres atau cawapres.
Mengenai isu hubungan dekat kader potensial PII Mahfud MD dan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, menurut dia, masih terlalu dini bila disimpulkan Mahfud akan berpasangan dengan Ical.
"Kalo dibilang hanya pertemuan, jangan langsung diasumsikan Pak Mahfud akan berpasangan dengan Ical. Karena saya juga sering bertemu Ical untuk urusan bisnis saya," jelas pengusaha asal Pekalongan ini.
Keinginan PII, imbuhnya, bisa maju melalui jalur independen tanpa melalui partai. "PII sebenarnya kalau bisa ingin mengajukan calon independen, tidak perlu dari partai, karena partai sendiri sekarang sudah banyak yang tidak sehat. Makanya kita mendukung, adanya revisi UUD 45, agar bisa mencalonkan independen," tandas dia.
(nwk/nrl)










































