Polisi pun mengaku sudah melakukan penyelidikan atas penggunaan narkoba yang dilakukan Afriyani . Namun tentu membutuhkan proses untuk mengungkap bagaimana Afriyani bisa mendapatkan narkoba tersebut.
"Kasus narkobanya dikembangkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (23/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keterangannya petak umpet, karena menyangkut orang luar, bandar narkoba," jelas Rikwanto.
Sembilan orang tewas meregang nyawa saat mobil Xenia yang dikemudikan Afriyani Susanti menabrak kerumunan orang di sekitaran Tugu Tani, Jakarta Pusat pada Minggu (22/1/2012). Afriyani tidak memegang SIM dan STNK saat diperiksa polisi. SIM Apriani sudah mati sejak tahun 2003 lalu tetapi mengaku sudah bisa mengemudikan mobil sejak SMA.
(ndr/gah)











































