"Semua badan-badan coba lacak semua apa mereka juga bikin kalender kalau mereka seperti MK, BPK, Kementerian Keuangan bikin kalender lebih besar anggarannya anda lihat juga, kalau perlu sorot semua untuk dijadikan siapa yang paling mewah dan umumkan siapa yang sederhana? Semua jangan hanya DPR," tutur Priyo.
Hal ini disampaikan Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalender yang baru itu ya...kok senengnya berita yang begini-begini. Saya sejujurnya tidak tahu kalau kalender itu biasanya setiap tahun dicetak. Gambarnya seperti apa saya tidak tahu. Saya tidak tahu berapa anggarannya karena sudah ada yang ngurusin,"papar Priyo.
Pimpinan DPR, menurut Priyo, tak tahu soal penganggaran di DPR. "Kami pimpinan DPRRI fokus mengurusi legislasi. Sementara rumah tangga DPR diurus oleh badan khusus yaitu BURT. Pimpinannya kolektif dari semua fraksi. Sedangkan untuk urusan anggaran sepenuhnya menjadi urusan Banggar DPR,"katanya,
Menurutnya lebih banyak anggaran yang dialokasikan untuk pemerintah. Banggar hanya bisa mengalokasikan tak lebih dari 20 persen APBN.
"Nanti akan lihat fantastis atau enggaknya dilihat darimana. Mahal atau tidaknya kita juga belum tahu. Sebagian terbesar wewenang anggaran ada di pemerintah karena draf sebagian besar di pemerintah. Banggar DPR hanya punya wewenang sekitar 20 persen untuk menggeser-geser," tandasnya.
(van/gah)










































