Disebut Rosa Terima Rp 5 M, Angie Siap Diperiksa KPK

Kasus Wisma Atlet

Disebut Rosa Terima Rp 5 M, Angie Siap Diperiksa KPK

- detikNews
Senin, 16 Jan 2012 12:28 WIB
Disebut Rosa Terima Rp 5 M, Angie Siap Diperiksa KPK
Jakarta - Mindo Rosalina Manulang menyebut politikus Partai Demokrat, Angelina Sondakh, menerima Rp 5 miliar dalam kasus suap wisma atlet. Angie, demikian ia disapa, menyatakan siap diperiksa KPK atas pernyataan Rosa di persidangan itu.

"Pasti, siap diperiksa KPK," tutur Angie saat dihubungi wartawan, Senin (16/1/2012).

Angie, yang sudah beberapa kali diperiksa KPK, ini menuturkan pada saatnya ia akan bicara. Anggota Bandan Anggaran (Banggar) DPR ini mengaku selama ini dizalimi karena tak pernah menerima apa pun dalam proyek tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku selama ini diam. Apa karena selama ini aku janda. Karena aku diam terus. Pada saatnya aku akan bilang aku nggak pernah bilang apapun," kata janda Adjie Massaid ini.

Mindo Rosalina Manulang bicara blak-blakan ketika bersaksi di persidangan. Rosa menyebut Angie sudah menerima fee Rp 5 milliar yang dimintanya terkait pembangunan wisma atlet di Palembang.

Rosa mengatakan sebelumnya Angie meminta kepada dirinya untuk segera memberi uang senilai Rp 5 milliar sebagai 'jatah' dari pembangunan wisma atlet. Pengeluaran Permai Grup, kantor di mana Rosa dan Nazaruddin bernaung, mengeluarkan total Rp 10 miliar sebagai pelicin dalam proyek ini. Jika tidak diberi maka anggaran proyek tidak turun.

Dikatakan dia, Angie waktu itu minta uang untuk penambahan proyek Kemenpora. Setelah itu, Rosa melaporkan kepada Nazaruddin. Rosa akhirnya bertemu dengan Angie. Saat itu, lanjut Rosa, Angie melakukan hitung-hitungan di atas kertas.

"Tetapi saya lupa kertasnya ada di mana. Saya tanya sama Bu Angie, Bu ini untuk apa ya. Terus Bu Angie bilang, biasa untuk pimpinan-pimpinan kita di Banggar. Akhirnya, saya laporan kepada Bapak (Nazaruddin). Saya bilang kita didesak Bu Angie. Bu Angie bilang kalau nggak ada uang, anggaran proyek Kemenpora tidak turun," papar Rosa, sebelumnya.


(van/lrn)


Berita Terkait