Rupanya perencanaan proyek ini tidak diketahui semua anggota BURT. Lha kok bisa?
"Ya justru itu kan gila. Kita nggak tahu tiba-tiba sudah dibangun. Saya sama sekali nggak tahu, ini proyek ajaib!" protes Saleh di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mendingan langsung minta Sekjennya rincian dan penjelasan. Kedua minta sama pimpinan Banggar. Ya itu dia kita nggak tahu tiba-tiba diserang. Pimpinan BURT juga jangan diam saja," pintanya.
Baginya pembangunan ruang baru Banggar senilai Rp 20 miliar terlalu mahal. Kalau dia ikut rapat, dia ingin menolaknya. Sayangnya, ruangan lengkap furnitur impor ini telah selesai dibangun.
"Kalau saya sih nggak masuk akal gila banget bangun ruangan Rp 20 miliar itu. Yang ketempuan anggota kita tahu pun enggak. Kan persepsinya anggota, pimpinan BURT jangan menghindar," protesnya lagi.
Ia juga mendorong KPK dan BPK menelusurinya. "Silahkan saja diperiksa kalau memang ada indikasi,"tegasnya.
Ruang rapat baru Badan Anggara DPR telah dilelang pada bulan Oktober 2011. Perkiraan harga proyek keseluruhan Rp 20.370.893.000.
Pembangunan ruang baru Banggar tidak banyak yang tahu karena dilaksanakan pada masa reses DPR, periode Desember 2011. Dan saat anggota Banggar DPR memasuki masa sidang baru, anggota Banggar DPR akan menempati ruangan baru.
(van/lh)










































