Hubungan Demokrat-Golkar Bagai Anjing & Kucing

Hubungan Demokrat-Golkar Bagai Anjing & Kucing

- detikNews
Selasa, 10 Jan 2012 05:50 WIB
Jakarta - Para politisi Partai Demokrat dan Partai Golkar kembali saling serang. Kali ini mereka saling sindir soal 'ikan'. Hubungan Demokrat dan Golkar di koalisi memang seperti anjing dan kucing yang hampir tak pernah akur.

"Hubungan mereka itu seperti anjing dan kucing. Seperti di film kartun Tom and Jerry, jarang akurnya," ujar pengamat politik Charta Politika, Arya Fernandes kepada detikcom, Senin (9/1/2011).

Namun Arya menilai seberani-beraninya Golkar menentang Demokrat mereka tidak akan berani meninggalkan koalisi. Demokrat masih punya satu kartu truf untuk Demokrat: Reshuffle. Sementara Golkar menyandera Demokrat dengan isu Bank Century.

"Golkar tidak akan mau kehilangan kursi menteri dan keluar dari kekuasaan. Mereka akan kehilangan akses publikasi dan politik, itu tidak menguntungkan untuk Golkar. Tapi Golkar pun tidak akan 100 persen setia pada Demokrat," terang Arya.

Arya menduga hubungan Golkar dan Demokrat di Setgab akan terus berjalan seperti ini hingga jelang 2014. Namun persaingan atau saling sindir antar politisi menurutnya lazim terjadi.

"Ini hal yang lumrah dalam demokrasi. Masyarakat pun menjadi tahu bagaimana proses pengambilan keputusan. Lagipula itu juga persaingan merebut persepsi publik," terang Arya.

Ikan Salmon disebut politikus PD Sutan Bhatoegana, yang artinya intelektual kagetan asal ngomong. Sedang 'Ikan Tongkol' disebut politikus PD Gede Pasek Suardika. Ikan Tongkol artinya tong kosong hanya bikin dongkol. Pasek menyebut 'Ikan Tongkol' pada politisi yang ngotot soal Century. Nah, Golkar sempat balik 'menyerang' dengan 'Ikan Teri Asin' atau teriak asal sana sini.

(rdf/lia)


Berita Terkait