Salah seorang sumber di Kepolisian menuturkan, polisi sudah mengantongi banyak informasi soal sosok pelaku. Sumber tersebut mengatakan, pelaku berinisial Bbn (28) dan merupakan warga Gang Mangga RT4/RW1 Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung Jaya. Tempat tinggal Bbn tidak jauh dari lokasi ditemukannya jenazah DJ.
Dari keterangan seorang saksi berinisial Syf, yang telah diperiksa polisi, Sabtu malam (7/1) lalu, sebelum kejadian dia mengaku memang bersama DJ dan beberapa temannya yang lain nongkrong di kawasan Pemda Cibinong, Kabupaten Bogor. Malam itu pula, DJ bertemu dengan Bbn dan kemudian berkenalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari malam itu kita berpisah," kata sumber menirukan ucapan Syf.
DJ selama ini tinggal bersama neneknya karena perpisahan kedua orang tuanya yang terjadi sejak tahun 2006 lalu. Ayah DJ berprofesi sebagai tukang parkir di kawasan Kalibata. Sedangkan ibunya seorang cleaning service di salah satu rumah sakit swasta.
Seorang saksi lainnya berinisial AP yang juga telah diperiksa polisi mengatakan, bahwa malam itu Bbn menggunakan sepeda motornya untuk mengatarkan DJ. Saat itu sudah larut malam dan motor AP baru kembali padanya pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat AP menerima motornya kembali, AP sempat bertanya pada Bbn soal keberadaan DJ.
"Katanya (Bbn) sudah dipulangin, nggak jelas itu cewek," kata sumber itu meniru ucapan Bbn pada AP.
AP pun sempat bertanya soal bekas cakaran di wajah Bbn. Kepada AP, Bbn mengaku cakaran itu akibat ulah abang DJ yang tidak senang dengan dirinya.
"Iya tadi malam aku ribut sama abang itu cewek," tutur Bbn kembali menjawab pertanyaan AP.
Dari keterangan saksi-saksi, dugaan Bbn sebagai pelaku pembunuhan semakin kuat. Bahkan polisi telah menyimpan foto Bbn yang merupakan foto pernikahnnya. Untuk kasus pembunuhan ini polisi juga telah memeriksa DBR, ASH, ADS kakak angkat DJ, dan warga sekitar rumah DJ dan sekitar tempat kejadian.
Polisi menduga DJ dibunuh menjelang subuh, lebih kurang pukul 05.00 WIB. Jenazah DJ ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB oleh seorang pencari rumput untuk ternak bernama Ucok, 40 tahun.
(lia/lia)










































