"Setelah mendapat operasi, keadaan mereka mulai membaik," kata Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUZA dr Andalas kepada wartawan, Jumat (6/1/12).
Sedangkan satu lainnya, yakni, Gunoko (30), hingga saat ini masih dalam keadaan kritis. Gunoko, kata Andalas, belum dapat dioperasi, melihat kondisinya masih sangat kritis. "Kemungkinan proyektil peluru bersarang di bagian kepalanya."
Sementara itu, polisi belum juga berhasil menemukan titik terang dari peristiwa penembakan tersebut.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Gustav Leo yang dikonfirmasi detikcom mengatakan, Polda saat ini sudah menback up satuan Polres Aceh Besar, seperti, melakukan pengaman lokasi pekerjaan yang sedang dikerjakan untuk dilanjutkan dengan melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup. Polisi juga sedang melakukan analisa pola dan cara penembakan pelaku. "Kami juga melibatkan resmob dan satuan Polresta Banda Aceh untuk mengejar pelaku," kata Gustav.
Untuk mengunkap segera kasus ini, kata Gustav, polisi juga mengajak masyarakat ikut berpartisifasi aktif memberikan informasi, khusunya tentang keberadaan senjata.
(anw/anw)











































