"Bamsat yang atas perintah ketumnya, sepertinya mereka punya itikad buruk terhadap pemerintah SBY. Mungkin tujuannya supaya Ical yang gantiin SBY pasca 2014," tuding Wasekjen PD, Ramadhan Pohan, Jumat (6/1/2012).
Ramadhan yakin, rakyat Indonesia semakin cerdas dan tidak mudah percaya begitu saja atas tudingan politikus Golkar. Salah satu yang dipersoalkan Ramadhan yakni langkah Golkar yang terus ngotot soal kasus Century. Padahal, tidak perlu didorong, kasus itu sudah masuk ranah hukum. Tujuan Golkar, menurutnya menggoyang pemerintahan dan meruntuhkan citra SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, menurut Wakil Ketua FPD DPR Sutan Bathoegana menyebut ada ikan-ikan Salmon yang terus menyerang SBY. Mereka adalah kader parpol mitra koalisi. Selama ini kader Golkar dan PKS di DPR memang terus menyerang SBY. Ikan Salmon ini adalah kependekan dari intelektual kagetan asal ngomong.
"Kan saya bilang, ini politisi kawan-kawan koalisi. Memang dari dua partai itu yang terus menyerang SBY. Makanya saya katakan ini kelompok ikan salmon, intelektual kagetan asal ngomong supaya muncul terus tanpa tahu dampak politiknya. Mereka tak akan berhenti menyalurkan syahwat politiknya sampai dia orgasme politik," ujar Sutan.
Sedang Bambang Soesatyo menjelaskan, bahwa mereka bukan termasuk politikus 'Ikan Salmon', apa yang mereka sampaikan berdasarkan data dan fakta, termasuk kasus Century.
"Kalau ada yang mengatakan kita kumpulan ikan salmon yang asal ngomong, itu keliru. Tapi, kita maklum mereka tengah panik sehingga kehilangan argumentasi. Apa yang bisa mereka katakan terhadap fakta-fakta adanya 3 surat resmi Sri Mulyani kepada Presiden SBY yang menjelaskan banyak hal terkait fakta-fakta rekayasa BI yang ditemukan BPK maupun Pansus DPR. Ada 3 surat SMI kepada presiden SBY: SR-01 tanggal 25 November 2008,SR-02 tanggal 04 Februari 2009, dan SR-36 tanggal 29 Agustus 2009," terang Bambang.
(van/ndr)










































