Dalam aksinya, Senin (26/12/2011), mereka juga mengutuk keras insiden di Bima, NTB pada Sabtu (24/12/2011) yang menewaskan dua orang tersebut.
Selain itu, para pengunjuk rasa meminta pemerintah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki insiden tersebut. Mereka juga meminta SK Bupati No 188 tahun 2010 tentang Izin Pertambangan dicabut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 20 orang polisi berjaga-jaga mengatur arus lalu lintas. Aksi dimulai pada pukul 11.00 WIB dan hingga pukul 11.40 WIB aksi ini masih berlangsung.
(anw/anw)










































