Pemprop DKI Diharapkan Jadi Mediator 2 BUMD di Tenabang

Pemprop DKI Diharapkan Jadi Mediator 2 BUMD di Tenabang

- detikNews
Rabu, 21 Jul 2004 22:38 WIB
Jakarta - Kawasan Tanah Abang rencananya akan dibangun 2 BUMD, yaitu Pasar Regional Tanah Abang oleh PD Pasar Jaya dan pembangunan Jakarta City Center (JCC) oleh PT Jakarta Realty. Diduga, akan terjadi persaingan diantara kedua pusat perbelanjaan tersebut.Untuk itu diharapkan Pemprop DKI Jakarta berperan sebagai mediator kedua pihak. Pemprop DKI Jakarta diharapkan memiliki political will dalam menata Perusahaan Daerah (PD).Namun, Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Jaya Prabowo Soenirman menegaskan pihaknya tidak takut bersaing dengan keberadaan JCC, sebab keberadaan Pasar Tanah Abang telah dikenal luas oleh masyarakat Jakarta. Walaupun begitu, Prabowo mengusulkan agar dua pusat perbelanjaan yang sedang dibangun di kawasan Tanah Abang, Jakpus dapat menjual komoditi yang berbeda. Sebab, kalau barang dagangan diantara kedua pusat perbelanjaan yang hanya berjarak sekitar 400 meter ini sama, maka akan memberi pengaruh yang cukup besar terhadap kelangsungan perdagangan keduanya."Kalau barang dagangannya sama tentu berpengaruh, kalau dagangannya beda tentu satu sama lain tidak saling terpengaruh," kata Prabowo Soenirman di Balaikota DKI, Rabu (21/7/2004).Menurut Prabowo, sampai saat ini belum ada komitmen antara PD Pasar Jaya dan PT Jakarta Realty yang merupakan perusahaan patungan antara BUMD PT Jakarta Propertindo dengan swasta PT Agung Podomoro yang akan membangun JCC. Prabowo mengatakan jika tidak ada komitmen diantara kedua pusat niaga itu untuk menjual komoditi yang berbeda, maka akan terjadi sebuah wujud persaingan."Kalau itu terjadi, kami tidak takut. Kami siap bersaing dalam strategi menjual, apalagi di Pasar Tanah Abang akan tersedia grosir," kata Prabowo.Namun Prabowo berharap Pemprop DKI Jakarta dapat berperan sebagai mediator kedua pihak. Pemprop DKI Jakarta diharapkan memiliki political will dalam menata Perusahaan Daerah (PD). Setiap PD ditata sesuai core bussiness masing-masing.Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Provinsi DKI Jakarta Sukri Bey mengadakan rapat kerja dengan Komisi A (bidang perundangan) DPRD mengakui perlu ada mediator untuk mensinergikan dua BUMD dengan usaha yang sama.Ketika ditanya mengenai dugaan adanya persaingan dalam mengembangkan kawasan niaga Tanah Abang yaitu antara PD Pasar Jaya dengan PT Jakarta Realty oleh anggota Komisi A, Sukri mengemukakan mediator harus ada untuk mencegah adanya persaingan berat diantara kedua perusahaan tersebut.Saat ini, PD Pasar Jaya sedang mengembangkan Pasar Regional Tanah Abang dengan membangun eks lokasi Blok A menjadi bangunan 16 lantai untuk berbagai komoditi. Sedangkan PT Jakarta Realty akan memulai pengembangan JCC yang dulu bernama Jakarta Pusat Grosir (JPG) di kawasan Waduk Melati, masih berada di kawasan Tanah Abang. JCC dibangun sebagai pusat niaga di atas lahan 14,07 hektar yang terdiri dari gedung pertokoan delapan lantai dengan 10 ribu kios, hotel pedagang 12 lantai lengkap dengan convention center serta gedung perkantoran 22 lantai. (dni/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads